عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَمَامَكُمْ
حَوْضًا مَا بَيْنَ نَاحِيَتَيْهِ كَمَا بَيْنَ جَرْبَاءَ وَأَذْرُحَ
4745. Dari Ibnu Umar RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya
di hadapan kalian terdapat sebuah telaga yang antara ujung yang satu
dengan ujung yang lainnya seperti jarak antara daerah Jarba dan Adzruh. " Shahih: Azh-Zhilal (726 - 727) Muslim.
عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ كُنَّا
مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَزَلْنَا
مَنْزِلًا فَقَالَ مَا أَنْتُمْ جُزْءٌ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ جُزْءٍ مِمَّنْ
يَرِدُ عَلَيَّ الْحَوْضَ قَالَ قُلْتُ كَمْ كُنْتُمْ يَوْمَئِذٍ قَالَ
سَبْعُ مِائَةٍ أَوْ ثَمَانِ مِائَةٍ
4746. Dari
Zaid bin Arqam, ia berkata, "Kami pernah bersama Rasulullah SAW.
Kemudian kami beristirahat di sebuah tempat. Saat itu, beliau berkata, 'Kalian tidak mencapai satu bagian dari seratus ribu bagian yang datang kepadaku dan merasakan telaga.' Perawi
berkata, Aku bertanya, 'Berapa jumlah kami saat itu?' Dia (Zaid bin
Arqam) menjawab, 'Tujuh ratus atau delapan ratus orang'." Shahih: Ash-Shahihah (123). Azh-Zhilal (733).
سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ أَغْفَى
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِغْفَاءَةً فَرَفَعَ
رَأْسَهُ مُتَبَسِّمًا فَإِمَّا قَالَ لَهُمْ وَإِمَّا قَالُوا لَهُ يَا
رَسُولَ اللَّهِ لِمَ ضَحِكْتَ فَقَالَ إِنَّهُ أُنْزِلَتْ عَلَيَّ آنِفًا
سُورَةٌ فَقَرَأَ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ { إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ } حَتَّى
خَتَمَهَا فَلَمَّا قَرَأَهَا قَالَ هَلْ تَدْرُونَ مَا الْكَوْثَرُ
قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَإِنَّهُ نَهْرٌ وَعَدَنِيهِ
رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ فِي الْجَنَّةِ وَعَلَيْهِ خَيْرٌ كَثِيرٌ عَلَيْهِ
حَوْضٌ تَرِدُ عَلَيْهِ أُمَّتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ آنِيَتُهُ عَدَدُ
الْكَوَاكِبِ
4747.
Dari Anas bin Malik RA, ia berkata, "Suatu hari Rasulullah SAW
tertidur. Ketika bangun, beliau tersenyum. Kemudian beberapa orang
sahabat bertanya, 'Wahai Rasulallah, mengapa Anda tersenyum?' Beliau
menjawab, 'Sesungguhnya telah turun semua surah kepadaku, "Kemudian beliau membaca surah Al Kautsar secara lengkap." Setelah selesai membaca surah Al Kautsar, beliau bertanya, 'Tahukah kalian yang dimaksud dengan Al Kautsar?' Mereka menjawab, 'Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.' Rasulullah SAW menjelaskan, 'Al
Kautsar adalah sebuah sungai (telaga) yang dijanjikan Allah SWT untukku
di surga. Di dalamnya banyak terdapat kebaikan. Di dalamnya terdapat
sebuah telaga yang bakal didatangi oleh umatku. Tempat minumnya sebanyak
jumlah bintang di langit'. " Hasan'. Muslim
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ لَمَّا
عُرِجَ بِنَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي
الْجَنَّةِ أَوْ كَمَا قَالَ عُرِضَ لَهُ نَهْرٌ حَافَتَاهُ الْيَاقُوتُ
الْمُجَيَّبُ أَوْ قَالَ الْمُجَوَّفُ فَضَرَبَ الْمَلَكُ الَّذِي مَعَهُ
يَدَهُ فَاسْتَخْرَجَ مِسْكًا فَقَالَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ لِلْمَلَكِ الَّذِي مَعَهُ مَا هَذَا قَالَ الْكَوْثَرُ الَّذِي
أَعْطَاكَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
4748.
Dari Anas bin Malik RA, ia berkata, "Ketika Rasululah SAW melakukan
Mi'raj dan menuju surga, diperlihatkan kepadanya sebuah sungai yang
dihiasi dengan permata. Kemudian malaikat yang bersama beliau
memegangnya, seketika keluarlah minyak misk. Saat itu, Rasulullah SAW
bertanya kepada malakaiat yang berada bersamanya, 'Apakah ini?' Malaikat menjawab, 'Ini adalah telaga Al Kautsar yang diberikan Allah SWT untukmu'." Shahih: At-Tirmidzi (3597).
قَالَ شَهِدْتُ
أَبَا بَرْزَةَ دَخَلَ عَلَى عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ زِيَادٍ فَحَدَّثَنِي
فُلَانٌ سَمَّاهُ مُسْلِمٌ وَكَانَ فِي السِّمَاطِ فَلَمَّا رَآهُ عُبَيْدُ
اللَّهِ قَالَ إِنَّ مُحَمَّدِيَّكُمْ هَذَا الدَّحْدَاحُ فَفَهِمَهَا
الشَّيْخُ فَقَالَ مَا كُنْتُ أَحْسَبُ أَنِّي أَبْقَى فِي قَوْمٍ
يُعَيِّرُونِي بِصُحْبَةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
فَقَالَ لَهُ عُبَيْدُ اللَّهِ إِنَّ صُحْبَةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَكَ زَيْنٌ غَيْرُ شَيْنٍ قَالَ إِنَّمَا بَعَثْتُ
إِلَيْكَ لِأَسْأَلَكَ عَنْ الْحَوْضِ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَذْكُرُ فِيهِ شَيْئًا فَقَالَ لَهُ أَبُو
بَرْزَةَ نَعَمْ لَا مَرَّةً وَلَا ثِنْتَيْنِ وَلَا ثَلَاثًا وَلَا
أَرْبَعًا وَلَا خَمْسًا فَمَنْ كَذَّبَ بِهِ فَلَا سَقَاهُ اللَّهُ مِنْهُ
ثُمَّ خَرَجَ مُغْضَبًا
4749.
Dari Abu Barzah, ia pernah datang mengunjungi Ubaidillah bin Ziyad, ada
seseorang -yang dikenal dengan nama "Muslim" yang tengah berada dalam
kelompok orang- berbicara kepadanya. Ketika Ubaidillah melihatnya, ia
berkata, "Sesungguhnya salah satu dari kalangan Muhammad ini adalah
seorang yang gemuk dan pendek." Maka Abu Barzah pun mengerti apa yang
dikatakan Ubaidillah tersebut. Lantas Abu Barzah berkata, "Aku sangat
tidak menyangka bisa tinggal bersama sebuah kaum yang mencelaku karena
berkumpul dengan Muhammad SAW!" Ubaidillah berkata kepadanya,
"Sesungguhnya persahabatan dengan Muhammad SAW adalah perhiasan (suatu
kemuliaan) yang tidak ada celanya sama sekali!" dia berkata lagi,
"Sesungguhnya aku datang kepadamu untuk menanyakanmu perihal telaga; aku
dengar Nabi SAW pernah menyebut-nyebutnya?" Ubaidillah menjawab,
"Benar, tidak hanya satu kali, dua kali, tiga kali, empat kali, atau
lima kali, karena itu barangsiapa yang mendustakannya, maka Allah tidak
akan memberinya minum darinya." Kemudian ia keluar dalam keadaan emosi. Shahih: Azh-Zhilal (700) dan (702-703)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar