عَنْ أَبِي بَكْرَةَ قَالَ قَالَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْحَسَنِ بْنِ
عَلِيٍّ إِنَّ ابْنِي هَذَا سَيِّدٌ وَإِنِّي أَرْجُو أَنْ يُصْلِحَ
اللَّهُ بِهِ بَيْنَ فِئَتَيْنِ مِنْ أُمَّتِي وَقَالَ فِي حَدِيثِ
حَمَّادٍ وَلَعَلَّ اللَّهَ أَنْ يُصْلِحَ بِهِ بَيْنَ فِئَتَيْنِ مِنْ
الْمُسْلِمِينَ عَظِيمَتَيْنِ
4662. Dari Abu Bakrah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW berkata kepada Hasan bin Ali RA, "Cucuku
ini adalah seorang pemimpin. Aku berharap Allah mendamaikan dengannya
dua kelompok umatku (yang saling berseteru)." Dalam riwayat lain: Semoga
Allah mendamaikan dengannya antara dua kelompok besar kaum muslimin
(yang saling berseteru)." Shahih: At-Tirmidzi, (4044).
قَالَ حُذَيْفَةُ مَا
أَحَدٌ مِنْ النَّاسِ تُدْرِكُهُ الْفِتْنَةُ إِلَّا أَنَا أَخَافُهَا
عَلَيْهِ إِلَّا مُحَمَّدُ بْنُ مَسْلَمَةَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَضُرُّكَ
الْفِتْنَةُ
4663.
Dari Hudzaifah, ia berkata, "Tidak ada seorangpun diantara manusia yang
terkena fitnah kecuali aku khawatir dengan kondisinya; kecuali jika
terkena kepada Muhammad bin Maslamah. Sebab aku pernah mendengar
Rasulullah SAW berkomentar tentangnya, "Fitnah tidak akan membahayakanmu." Shahih: Al Misykah (6233).
عَنْ ثَعْلَبَةَ بْنِ ضُبَيْعَةَ قَالَ دَخَلْنَا
عَلَى حُذَيْفَةَ فَقَالَ إِنِّي لَأَعْرِفُ رَجُلًا لَا تَضُرُّهُ
الْفِتَنُ شَيْئًا قَالَ فَخَرَجْنَا فَإِذَا فُسْطَاطٌ مَضْرُوبٌ
فَدَخَلْنَا فَإِذَا فِيهِ مُحَمَّدُ بْنُ مَسْلَمَةَ فَسَأَلْنَاهُ عَنْ
ذَلِكَ فَقَالَ مَا أُرِيدُ أَنْ يَشْتَمِلَ عَلَيَّ شَيْءٌ مِنْ
أَمْصَارِكُمْ حَتَّى تَنْجَلِيَ عَمَّا انْجَلَتْ
4664.
Dari Tsa'labah bin Dhubai'ah, ia berkata, "Kami pernah masuk menemui
Hudzaifah. Saat itu, ia (Hudzaifah) berkata, "Aku mengenal seorang
lelaki yang tidak akan terpengaruh oleh fitnah yang terjadi." Kemudian
kami keluar dan mendapati ada sebuah tenda. Ketika kami masuk di
dalamnya ada Muhammad bin Maslamah. Kemudian kami tanyakan kepadanya
tentang hal itu. Kemudian ia menjawab, "Aku tidak ingin tinggal di kota
kalian hingga nampak jelas fitnah yang terjadi." Shahih dengan yang sebelumnya.
عَنْ قَيْسِ بْنِ عَبَّادٍ قَالَ قُلْتُ
لِعَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَخْبِرْنَا عَنْ مَسِيرِكَ هَذَا
أَعَهْدٌ عَهِدَهُ إِلَيْكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ أَمْ رَأْيٌ رَأَيْتَهُ فَقَالَ مَا عَهِدَ إِلَيَّ رَسُولُ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِشَيْءٍ وَلَكِنَّهُ رَأْيٌ
رَأَيْتُهُ
4666.
Dari Qais bin Abbad, ia berkata, "Aku pernah berkata kepada Ali RA,
'Beritahulah kami tentang alasan sikapmu yang demikian, apakah
Rasulullah SAW pernah mewasiatkannya kepadamu atau ini hanya dari
pemikiranmu saja?' Ali RA menjawab, 'Rasulullah SAW tidak pernah
berwasiat tentang hal yang demikian. Ini hanyalah pemikiranku saja'." Shahih isnad.
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ قَالَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَمْرُقُ مَارِقَةٌ
عِنْدَ فُرْقَةٍ مِنْ الْمُسْلِمِينَ يَقْتُلُهَا أَوْلَى الطَّائِفَتَيْنِ
بِالْحَقِّ
4667. Dari Abu Sa'id, ia berkata,
"Rasulullah SAW bersabda, "Akan keluar dengan cepat sebuah golongan
(Khawarij), pada saat terjadi perpecahan diantara kaum muslimin, dan
akan dibunuh oleh salah satu kelompok yang berjalan diatas kebenaran
diantara dua kelompok besar." Shahih: Muslim (3/113).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar